Museum Fatahillah

Berjelajah Di Museum Fatahillah, Jakarta

Terlepas dari berbagai permasalahan yang membelenggu selama ini seperti banjir, macet, dan lain sebagainya. Kota Jakarta tetaplah menjadi salah satu destinasi paling menarik bagi masyarakat baik dari luar kota maupun dalam kota. Ibukota Indonesia ini menyimpan berbagai tempat yang wajib untuk dikunjungi, mulai dari tempat wisata, hiburan, hingga tempat yang penuh dengan sejarah.

Kota Jakarta

Berbicara mengenai tempat penuh sejarah, di kota yang dijuluki sebagai Kota Metropolitan juga terdapat berbagai bangunan yang sarat akan sejarah, mulai dari awal perjuangan hingga akhirnya Indonesia berhasil meraih kemerdekaan. Salah satu tempat yang menyimpan berbagai kenangan peristiwa pada masa lalu, dan dapat menjadi tempat kita untuk belajar serta agar lebih mencintai Indonesia dan membangun rasa nasionalisme kita, yakni Mesum Fatahillah.

Museum Fatahillah

Museum sendiri adalah lembaga yang diperuntukkan untuk masyarakat umum. Adapun fungsi dari museum, yakni untuk mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan berbagai warisan masyarakat, yang juga dapat bertujuan untuk penelitian, studi, maupun juga hiburan.

Museum Fatahillah

Pada awalnya, museum ini merupakan Balai Kota yang diresmikan pada tahun 1710 oleh Gubernur Jendral Abraham Van Riebeeck. Gedung ini sendiri sudah dibangun pada tahun 1620 di era Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen. Gedung ini pun sempat mengalami anjlok, lantaran stuktur tanah Jakarta yang kurang stabil. Sehingga beberapa kali harus dilakukan pemugaran.

Di masa selanjutnya, gedung ini sempat mengalami perubahan fungsi, bahkan beberapa kali. Antara lain pernah berfungsi untuk Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat dari tahun 1925 hingga 1942. Pernah juga sebagai kantor pengumpulan logistik Dai Nippon selama 3 tahun, dari 1942-1945. Setelah merdeka, gedung ini beralih fungsi kembali menjadi markas Komando Militer Kota/Kodim 0503 Jakarta Barat, tepatnya dari tahun 1952-1968. Baru di tahun 1968, gedung ini resmi diserahkan kepada Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada tanggal 30 Maret 1974 sebagai Museum Sejarah Jakarta.

Museum Fatahillah

Museum yang lebih dikenal sebagai nama Museum Fatahillah ini memiliki beragam koleksi yang mencapai total 23.500 koleksi barang bersejarah. Baik itu berupa benda asli, maupun replika. Koleksi yang berada di museum ini berasal dari Museum Jakarta Lama yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 27, dan saat ini museum tersebut ditempati sebagai Museum Wayang. Diantara ribuan koleksi yang memang penting harus diketahui oleh masyarakat adalah Prasasti Ciaruteun peninggalan Tarumanagara, Pangeran Diponegoro (1830), Meriam Si Jagur, sel tahanan dari Untung Suropati (1670), dan Patung Dewa Hermes. Selain itu, terdapat pula alat pertukangan zaman prasejarah, koleksi persenjataan, dan lukisan Gubernur Jendral VOC Hindia Belanda dari 1602-1942, serta koleksi mebel antik peninggalan abad ke-17 hingga abad ke-19, sejumlah keramik, gerabah dan prasasti.

Museum Fatahillah

Museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No.1, Kota Jakarta Barat ini juga memiliki berbagai kegiatan antara lain sejak tahun 2001 setahunnya mengadakan seminar mengenai keberadaan Museum Sejarah Jakarta baik berskala nasional maupun internasional.

RAPBN

Pemerintah Siasati RAPBN 2017 Dengan Utang

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) pada tahun 2017 sangatlah tinggi. Untuk menyiasatinya, Pemerintah Presiden Joko Widodo berencana untuk menertibkan Surat Berharga Negara (SBN), yang dimana akan menarik terlebih dahulu utang atau front loading. Namun, pemerintah tetap akan melihat bagaimana dinamika pada keuangan di akhir 2016 tahun ini.

RAPBN

Adapun anggaran belanja negara yang tertera di dalam RAPBN 2017 mencapai angka Rp 2.070,5 triliun. Dimana angka tersebut tak sebanding dengan pendapatan negara yakni hanya Rp 1.737,6 triliun. Sehingga defisit yang ditargetkan di angka Rp 332,8 triliun, atau 2,41 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Front loading atau penarikan utang lebih cepat ini dinilai sangatlah tepat, lantaran mengingat harga komoditas yang rendah, yang dimana merupakan sumber dari pemasukan negara. Tak hanya itu, penerimaan pajak juga dirasa kurang maksimal. Dengan begitu, pemerintah harus membutuhkan dana jangka pendek untuk menutupi anggaran pada tahun 2017 mendatang.

Pemerintah pun juga menyadari bahwa sebagian utang yang diajukan tak dipergunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif. Dikarenakan keseimbangan primer keuangan Indonesia yang masih dibilang negatif. Dimana sebagian utang dipergunakan untuk membayar utang pada masa sebelumnya, yang sudah jatuh tempo. Namun walaupun demikian, pemerintah menjamin bahwa defisit nantinya tak akan melebihi ketentuan yang sudah diatur dalam APBN.

Robert Pakpahan

Robert Pakpahan, selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) mengatakan bahwa untuk mengantisipasi gejolak dan pembiayaan pada awal tahun 2017, tentu kita lihat terlebih dahulu pengelolaan kas, namun front loading bisa diterapkan pada tahun 2017. Keputusan ini nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh parlemen dengan memperhatikan beberapa hal, termasuk salah satunya pertimbangan di sisi kebutuhan anggaran belanja di awal tahun 2017. Ini akan menentukan seberapa besar surat berharga yang akan ditertibkan oleh pihak pemerintah.

Robert, menambahkan bahwa pemerintah juga akan memantau terus bagaimana perkembangan realisasi dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Realisasi dana ini nantinya akan dapat membantu pemenuhan APBN pada awal tahun depan. Adapun cara dalam mengelola pembiayaan demi memenuhi kebutuhan defisit adalah dengan melihat seberapa besar jumlah pembiayaan yang dibutuhkan dalam APBP. Contohnya, jika nanti jatuh tempo ada Rp 200 triliun hingga Rp 250 triliun, penertiban gross akan ditambahkan.

utang

Robert juga belum dapat memastikan berapa besar utang yang nanti akan jatuh tempo pada tahun depan. Tetapi, yang pasti utang terdiri dari utang dalam Rupiah dan Dolar Amerika. Terpenting pula, utang negara yang bertambah sebesar netto yang diperkenankan di dalam Undang-Undang.

Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat bahwa pembiayaan anggaran negara yang meliputi pinjaman, utang, dan investasi serta penjaminan mencapai angka Rp332,8 triliun. Lebih tinggi jika dibandingkan dengan APBNP di tahun 2016 yang hanya sebesar Rp296,7 triliun.

Pulau Batam

Kota Batam Jadi Pertimbangan Pemerintah Untuk Perekonomian Nasional

Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya untuk mengkaji wacana pembentukan wilayah tax haven atau surga pajak. Ini tentunya bertujuan untuk mengupayakan warga Indonesia tertarik menabung asetnya didalam negeri. Walau masih dalam tahap pertimbangkan, namun telah muncul satu daerah yang dianggap sangat potensial, yakni Pulau Batam.

Pulau Batam

Dia menyatakan bahwa pembentukan untuk wilayah tax haven ini sangatlah baik. Lantaran akan berdampak baik untuk kemajuan Tanah Air, tentunya setelah program tax amnesty (pengampunan pajak) berjalan. Tetapi, Luhut tak mengetahui secara mendetail mengenai pembentukan wilayah surga pajak ini, dikarenakan merupakan kewenangan penuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Luhut Binsar Pandjaitan

Pria kelahiran Tapanuli, Sumatera Utara ini sudah memohon kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, untuk dengan segera mempercepat proses pembangunan di Kota Batam. Karena, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo sudah berkeinginan kota yang berdekatan dengan Singapura ini sebagai wilayah surga pajak Nasional.

Adapun Batam yang diyakini sebagai lokomotif perekonomian nasional, harus memiliki syarat utama, yakni memiliki integrasi dalam penerapan di berbagai kebijakan terkait pertumbuhan perekonomian di kota yang dekat dengan Singapura ini. Luhut menjelaskan bahwa waktu itu disaat pihaknya pergi ke kota pelabuhan negara Hongkong, yang bertujuan untuk melihat bagaimana penataan dan pengembangan di pelabuhan tersebut yang sangat terintegrasi. Lantaran jika tak terintegrasi berbagai permasalahan seperti tanah, izin, dan lain sebagainya, akan merugikan diri kita sendiri. Tak seharusnya lagi ada arogansi sektoral. Maka dari itu, Luhut saat ini mengajak untuk memperbaiki Batam. Luhut pun juga nantinya akan mengajak baik Kepala Otoritas, maupun Pak Gubernur.

Luhut menambahkan bahwa potensi Kota Batam ini sejatinya sudah tercium lebih dari satu dekade lalu. Hanya saja, hingga detik ini belum ada keseriusan pengelolaan baik dari Pemerintah Daerah, maupun Pemerintah Pusat. Sehingga, dibutuhkan kebijakan baru yang dilakukan secara terintegrasi. Ini bertujuan untuk membuat Batam menjadi ujung tombak perekonomian nasional.

Ekonomi Maritim

Untuk pengelolaan Batam, Luhut mengatakan dapat mencontoh pengelolaan ekonomi maritim yang ada di Jayapura. Lantaran, pemerintah sangatlah sigap dalam menyelesaikan berbagai persoalan maritim di Jayapura. Sehingga, kesigapan tersebut sangat berdampak positif pada perkembangan ekonomi nasional.

Misalnya saja, salah satu permasalahan di Jayapura, yakni tak berjalannya maritim tol laut. Namun, setelah ditelusuri, bahwa penyebabnya adalah masalah kecil, yakni seperti larangan untuk menangkap ikan. Dengan begitu, peraturan yang dibuat oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti harus diperbaiki opportunity. Sehingga, kapal-kapal yang sudah berhasil menangkap ribuan ikan, harus dengan segera diurus. Nantinya Kota Batam pun harus seperti ini, sigap dalam berbagai permasalahan. Jika Batam seperti ini, perekonomian nasional akan menjadi lebih baik.

Math Monkey

Math Monkey – Jakarta Utara, Kursus Matematika Terdepan

Matematika, salah satu mata pelajaran yang diajarkan di bangku persekolahan. Mata pelajaran ini sudah diajarkan sejak kita masih di bangku sekolah taman kanak-kanak. Matematika sangatlah penting untuk kita menjalani berbagai aktivitas. Karena semua tak terlepas dari angka dan perhitungan. Terlebih untuk kamu yang bekerja di perbankan. Pastinya kamu dituntut harus mahir berhitung, dan menuntaskan sebuah perhitungan yang dapat dibilang sangat rumit.

Mata pelajaran yang satu ini merupakan salah satu momok tersendiri oleh beberapa anak murid. Lantaran membuat mereka pusing akan angka-angka yang rumit, terlebih lagi rumus-rumus yang digunakan. Sehingga, banyak yang tak suka dengan matematika. Namun, walau pelajaran ini merumitkan, tetapi berguna untuk segala urusan yang berhubungan dengan angka. Dengan begitu, kita harus tetap mempelajarinya. Tentu agar urusan kita menjadi lebih mudah. Nah, jika kamu ingin lebih mahir dalam mata pelajaran matematika. Kamu bisa kursus di tempat yang satu ini, yakni:

Math Monkey

Math Monkey

Math Monkey merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berasal dari Amerika Serikat. Lembaga pendidikan ini adalah program tambahan yang inovatif untuk membantu anak-anak yang ingin berkembang dengan mengajari mereka matematika dalam lingkungan yang menyenangkan, dan juga bersemangat. Dengan mengajarkan mata pelajaran matematika secara vedic, dan dipadukan juga dengan kurikulum berbasis permainan, akan membuka keahlian anak-anak, dan mereka perlahan tertarik dengan matematika. Ada dua anak yang berada di dunia ini, yakni anak yang mencintai matematika, dan anak yang nantinya juga akan mencintai matematika.

Math Monkey

Pendiri Math Monkey ini adalah Ms Kirsten Fisch, yang memulai karirnya pada tahun 2006. Dan hingga saat ini, lebih dari 60 pusat yang tersebar di seluruh Amerika Serikat, dan diperluas ke Kanada, Meksiko, dan negara-negara di Asia. Di Indonesia, Math Monkey mulai membuka cabangnya pada tahun keempatnya, tepatnya bulan Maret tahun 2010.

Adapun Visi Math Monkey, yakni mengubah anak-anak hari ini ke dalam pemikir besok. Sedangkan Misi Math Monkey adalah berkomitmen untuk membantu anak-anak menikmati dan unggul dalam matematika. Tujuan Math Monkey yaitu sebagai jembatan kesenjangan antara pendidikan tradisional, yang apakah merupakan kebutuhan publik atau swasta, dan menjadikan pemimpin di masa depan untuk sukses dalam perekonomian global yang saat ini sangatlah kompetitif. Sehingga, matematika harus ditanamkan sedini mungkin.

Math Monkey

Lembaga pendidikan yang terletak di Jl. Pluit Samudra No.9 14450 Pluit, Jakarta Utara ini didesain untuk anak berusia 3 tahun keatas. Kelas disini dibentuk untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka, dan memperkuat keahlian mereka dalam mempergunakan logika, sebab-akibat, serta keahlian mereka dalam berpikir kritis. Selain itu, kamu juga akan dilatih agar memiliki keahlian dalam memecahkan suatu permasalahan. Sehingga kamu dapat meraih potensi secara penuh.

 

Museum Sejarah Nasional

Museum Sejarah Nasional – Jakarta, Cerita Dibalik Perjuangan Bangsa Indonesia

Kurang lebih sembilan hari kedepan, kita semua rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke 71 tahun. Namun di usia yang semakin tua ini, justru semakin banyak penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat. Setiap tahun kita semua merayakannya, tetapi hanya sekedar meramaikannya, tak menjiwai apa arti sebenarnya dari sebuah kata kemerdekaan. Bahkan, kita hampir lupa bagaimana perjuangan para pahlawan kita dalam melepaskan belenggu dari tangan penjajah. Maka dari itu, sebaiknya kita memaknai dan memahami lebih apa arti dari sebuah perjuangan dan kemerdekaan tentunya.

Untuk itu, kita harus mengingat kembali perjuangan para pahlawan kita yang telah mati-matian membela Tanah Air demi sebuah kebebasan. Nah, di momen yang sebentar lagi hari kemerdekaan ini, mari kita mengingat kembali perjuangan para pahlawan. Banyak cara untuk mengingatnya, seperti membaca kembali buku-buku bersejarah, hingga mengunjungi museum. Jika kamu lebih tertarik datang ke museum untuk mengingat bagaimana perjuangan para pahlawan kita. Berikut salah satu museum yang menyimpan berbagai peristiwa bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdakaan.

Museum Sejarah Nasional

Museum Sejarah Nasional

Mungkin banyak yang tidak tahu tentang museum yang satu ini. Lantaran Museum Sejarah Nasional (MSN) ini terletak di bagian cawan Tugu Monumen Nasional (Monas). Museum yang lebih dikenal dengan nama Museum Monas ini berukuran 80 m x 80 m, dan berjarak tiga meter di bawah permukaan halaman tugu. Dinding dan lantai museum ini dilapisi batu marmer.

Di dalam ruangan tersebut, terdapat 51 jendela peragaan atau diorama yang mengabadikan berbagai peristiwa sejarah bangsa Indonesia dari sejak aman kehidupan nenek moyang, perjuangan para pahlawan, dan mencapai kedaulatan, hingga masa pembangunan di era Orde Baru.

Museum Sejarah Nasional

Di bagian lain dari Museum Sejarah Nasional, terdapat satu ruangan yang dinamakan Ruang Kemerdekaan. Dimana ruangan ini berbentuk amfiteater, yang didalamnya terdapat empat atribut kemerdekaan Republik Indonesia, yakni Bendera Sang Saka Merah Putih, Peta Kepulauan Negara Republik Indonesia, Lambang Negara Bhinneka Tunggal Ika, dan Pintu Gapura yang berisikan Teks Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Museum Sejarah Nasional

Untuk mengunjungi museum ini, kamu hanya cukup membayar sebesar Rp 5.000 untuk ukuran dewasa, sedangkan untuk kalangan mahasiswa dikenakan biaya sebesar Rp 3.000, sementara itu untuk kalangan anak-anak ataupun pelajar sebesar Rp 2.000. Mengenai jam operasionalnya, museum ini dibuka mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00, dan buka setiap hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu, serta hari libur.

Mari, kita sebagai rakyat Indonesia mengingat kembali bagaimana kerasnya perjuangan para pahlawan kita terdahulu untuk mengusir para penjajah yang semena-mena, menginjak-injak harga diri Tanah Air. Di momen ini, kita mulai perubahan untuk menuju Bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. Perubahan dimulai dari diri kita sendiri. Kita juga harus tetap bersatu, jangan mudah terpancing akan hal-hal diluar sana yang dengan sengaja memecah belah persatuan kita. Semangat 45!!!